BANGLI, Breaking-news.co.id | Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Bangli memaksa BPBD setempat bekerja ekstra keras. Sebagai wilayah rawan bencana, BPBD Bangli kini fokus memitigasi serta mengevakuasi material longsor dan pohon tumbang yang tersebar di sejumlah titik.
Bencana longsor dilaporkan mendominasi wilayah Kecamatan Kintamani, sementara akses jalan di Kecamatan Susut sempat terputus akibat intensitas hujan yang tinggi. Teranyar, sebuah pohon beringin berukuran besar tumbang di Desa Kutuh, Kintamani, pada Kamis (16/1) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA.
Pohon tersebut roboh akibat hujan lebat yang mengguyur sejak sehari sebelumnya. Selain menutup total akses jalan utama, material pohon juga menimpa bangunan dapur dan palinggih Penunggun Karang milik warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Bangli, I Wayan Wardana, menjelaskan bahwa pihaknya segera mengerahkan personel dalam skala besar ke lokasi kejadian agar jalur utama tidak terhambat terlalu lama.
”Pagi hari sekitar pukul 08.00 WITA, tim kami sudah mulai melakukan pembersihan. Pada pukul 09.00 WITA, lokasi sudah bersih dan jalur kembali bisa dilalui kendaraan,” ujar Wardana saat dikonfirmasi awak media, Kamis (16/1).
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material akibat kerusakan dapur dan palinggih milik warga ditaksir mencapai Rp10 juta.
”Kerugian materiil diperkirakan sekitar sepuluh juta rupiah. Kami mengimbau warga Bangli untuk senantiasa waspada, mengingat curah hujan yang tinggi meningkatkan risiko bencana alam di wilayah ini,” pungkasnya. (sum)





