Wayan Koster Kukuhkan 3.535 Pengurus PDI Perjuangan se-Badung, Tekankan Soliditas Kader

BADUNG, Breaking-news.co.id | Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster mengukuhkan Pengurus Anak Cabang (PAC), Ranting, dan Anak Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Badung di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Jalan Raya Sempidi, Mangupura, Kabupaten Badung, Jumat, 13 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi hasil Rapat DPD PDI Perjuangan tertanggal 23 Februari 2026 di Kantor DPD PDI Perjuangan Bali.

Bacaan Lainnya

Agenda tersebut menjadi bagian dari road show Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ke seluruh DPC kabupaten/kota se-Bali dalam rangka konsolidasi internal partai sekaligus pengukuhan PAC, ranting, dan anak ranting.

Acara dihadiri sejumlah tokoh partai, di antaranya Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan serta Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali, I Made Supartha.

Turut hadir, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung, I Nyoman Giri Prasta, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Badung I Wayan Adi Arnawa, Bendahara DPC Badung Bagus Alit Sucipta, Wakil Ketua DPC I Gusti Anom Gumanti, serta seluruh jajaran pengurus partai hingga kader di tingkat bawah.

Dalam sambutannya, Wayan Koster menegaskan bahwa pengukuhan pengurus PAC, ranting, dan anak ranting bukan sekadar agenda seremonial partai, melainkan bagian dari amanah perjuangan yang harus dijalankan secara sungguh-sungguh.

“Saudara-Saudara yang dikukuhkan pada hari ini adalah ujung tombak perjuangan partai ditengah masyarakat, yang akan terus menjaga ideologi partai, memperkuat konsolidasi organisasi, serta menggerakkan rakyat dengan semangat menyama braya, kebersamaan, dan gotong royong,” kata Wayan Koster.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai kearifan lokal Bali yang terangkum dalam konsep Sad Kerthi, yakni Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi.

“Dengan semangat tersebut, perjuangan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan di Bali harus selalu selaras dengan cita-cita besar menjaga kesucian dan keseimbangan alam Bali sebagaimana visi: “NANGUN SAT KERTHI LOKA BALI”, yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan Alam Bali beserta isinya guna mewujudkan kesejahteraan generasi sekarang dan generasi yang akan datang demi Nindihin Gumi Bali,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Koster juga memaparkan jumlah pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Badung yang mencapai 3.535 orang. Rinciannya terdiri dari 21 pengurus DPC, 66 pengurus PAC, 558 pengurus ranting dari 62 desa, serta 2.890 pengurus anak ranting.

“Jadi, totalnya berjumlah 3.535 orang. Jumlah itu cukup besar sebagai motor penggerak partai yang resmi duduk dalam struktur partai dalam menjalankan tugas-tugas kepartaian,” ujarnya.

Koster menilai DPC PDI Perjuangan Kabupaten Badung mampu mengorganisir struktur partai dengan baik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Ketua DPC, Pak Giri Prasta yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali. Kedepan tentu saja bekerja untuk rakyat,” tambahnya.

Terkait dinamika politik, Koster menyebut perpindahan kader antar partai merupakan hal yang wajar.

“Yang pindah ke partai lain itu ada, tapi yang pindah ke PDI Perjuangan juga lebih banyak,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para kader untuk memahami AD/ART serta kebijakan partai, karena kader PDI Perjuangan dikenal memiliki ideologi yang kuat.

Menurutnya, soliditas kader di Badung terjaga karena tidak ada faksi atau kelompok dalam tubuh partai.

“Ideologi kepartaiannya tentu saja tidak mudah secara pragmatis pindah partai,” ungkapnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI I Gusti Ngurah Alit Kesuma Kelakan mengingatkan bahwa posisi pengurus PAC, ranting, maupun anak ranting merupakan tanggung jawab besar dalam perjuangan partai.

“Penetapan ini bukanlah sekedar jabatan struktural, melainkan amanah Perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalis dan dedikasi kepada Partai dan rakyat,” kata Alit Kelakan.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPD PDI Perjuangan Bali, I Made Supartha.

Ia mengapresiasi kerja kolektif kader partai yang memungkinkan terlaksananya pengukuhan pengurus hingga tingkat akar rumput.

“Pertama-tama, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia serta seluruh kader Partai yang telah bekerja sama dengan penuh semangat gotong royong,” kata Made Supartha.

Made Supartha juga kembali menegaskan bahwa posisi pengurus partai bukan sekadar jabatan struktural.

“Penetapan ini bukanlah sekadar jabatan struktural, melainkan amanah perjuangan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi kepada Partai dan rakyat,” tegasnya.

Ia pun mendorong para pengurus PAC yang baru dikukuhkan untuk menjadi garda terdepan partai di tingkat kecamatan serta memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat ranting dan anak ranting. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *