Derita Anak di Balik Bukit,Yatim Piatu, Rumah Roboh Diterjang Bencana, dan Luput dari Bantuan Sosial

BANGLI, Breaking-news.co.id | Penderitaan dua anak yatim piatu di Banjar Bukit Tungtung, Desa Songan B, Kintamani, Bangli yakni Juni Sugiarta (9) tahun dan adiknya Agus Sentana (7) sungguh memilukan.Bagaimana tidak. Kedua orang tua yang mesti menghidupi mereka dan sekaligus memberi curahan hati telah tiada. Ibunya (Ni Nyoman Sedeng) meninggal 4 tahun lalu, kemudian ditinggalkan ayahnya (Ketut Budi) meninggal karena korban arak oplosan pada Bulan April 2026.

Dua anak laki-laki ini bagai jatuh tertimpa tangga.Kondisi rumah yang seadanya sebagai tempat berlindung malah tidak bisa ditempati. Menurut Kepala Dusun Bukit Tuntung, Jro Mangku Nadi rumahnya diamuk puting beliung sekitar setahun lalu. Anehnya menurut Mangku Nadi angin hanya menyasar rumah mereka. Tak ada angin kencang di sekitarnya saat itu” Anehnya, angin puting beliung hanya menyasar rumah Pak Budi, tak ada angin kencang di sekitarnya saat itu, tapi angin kencang hanya di rumah pak Budi”, ungkap Mangku Nadi, Rabu (29/4-202). Akibat amukan angin ngelinus (kencang dan memutar) menyebabkan atap rumah roboh hingga tidak bisa ditempati. Bertiga terpaksa tidur di rumah iparnya Jero Balian Lulus beberapa meter di sebelahnya. Kini anak yatim piatu keseharian tidur dan diberi makan oleh bibinya (ipar dari Ketut Budi). Sugiarta sudah duduk di bangku SD sedangkan adiknya belum sekolah meski sudah berumur tujuh tahun.

Bacaan Lainnya

Kepala Dusun ketika ditanya soal bantuan sosial, dia mengakui kalau anak yatim piatu ini belum mendapat bantuan sosial.Dahulu orang tuanya tercatat sebagai keluarga penerima bantuan langsung tunai (BLT). Namun katanya akibat adanya perubahan regulasi mereka kini tidak mendapat bantuan. Terkait rumah rusak akibat bencana diakui juga belum mendapat bantuan dari pemerintah. Dia mengaku telah melaporkan kondisi tersebut dan mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah desa.Namun dirinya tidak tahu sampai dimana persoalan tersebut. Cuma saja hari ini, Rabu (29/4-2026) anak yatim tersebut dikunjungi oleh Dinas Sosial Kabupaten Bangli memberikan bantuan cuma- cuma kepada mereka. ” Tadi Dinas Sosial Kabupaten Bangli ke sini memberikan bantuan’, imbuhnya

Atas kondisi yang memprihatinkan kini menjadi atensi Anggota DPRD Bangli, Made Joko Arnawa. Joko berharap pemerintah memberi perhatian serius bagi keluarga tersebut. ” Kondisi mereka sangat memprihatinkan perlu uluran tangan dari banyak pihak demi kelangsungan hidup mereka. Dan soal rumah mereka yang tak layak huni mesti jadi perhatian serius bagi pemerintah. Semoga ada pihak- pihak yang peduli terhadap mereka”, ujar politisi Partai Gerindra asal Desa Songan, Kintamani ini, Rabu (29/4/2026). (sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *