BANGLI, Breaking-news.co.id | Banyak jalan menuju Roma. Demikian rupanya semboyan yang menginspirasi dan memotivasi Sekolah Dasar Negeri 6 Kelurahan Kawan, Bangli untuk dapat menciptakan suasana dan metode belajar yang kreatif dan efektif untuk meningkatkan daya serap siswa terhadap mata pelajaran guna menggenjot mutu pendidikan di sekolah tersebut.
Sekolah yang letaknya di pinggiran timur kota Bangli ini kini berbenah.Tidak ingin nilai numerasi dan literasi siswa menurun seperti tahun sebelumnya maka sekolah ini tidak rela menyerah, lalu tahun ajaran 2026, menciptakan metode belajar kreatif dengan metode belajar bermain di halaman sekolah. Di halaman tersebut dibuat ular tangga.
Halaman sekolah dimeriahkan dengan angka- angka ( dari perkalian hingga satuan berat, satuan panjang,dan lain- lain) sampai dengan kotak- kotakan untuk bermain anak- anak. Bermain kelas- kelasan( permainan tradisional( juga dibuat. Apapun alasannya yang jelas sekolah ini kini sungguh menabur nuansa indah, asri, asyik, kreatif, nyaman, aman, lestari dan ramah.
Kepala SDN. 6 Kawan Bangli, I Ketut Andi Rumandya,Kamis (15/10)menuturkan latar belakang dibuatnya sekolah dengan lingkungan berkarakter aman dan nyaman tersebut mengacu kepada Pernendikdasmen no. 6 tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman( BSAN) yang berlaku sejak 9/1-2026, pihaknya mencari-cari ide untuk terwujudnya BSAN tersebut. Terlebih setelah menoleh ke belakang dimana nilai numerasi dan literasi anak menurun, lalu muncul ide dari seorang guru bernama Ida Ayu Made Partini untuk membuat pola pembelajaran siswa dengan ular tangga.
” Pembuatan taman literasi muncul karena sesuai Permendikdasmen no. 6 dan tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman( BSAN) dan melihat nilai raport anak yang menurun dari situlah kami bersama bapak ibu guru mengadakan rapat, bagaimana caranya agar sekolah kita bisa membuat anak- anak menjadi aman dan nyaman belajar, teman kami Bu Dayu Made Partini menyumbang ide agar membuat ular tangga untuk dapat meningkatkan numerasi. Dari situlah awal mulanya kami membuat ruang bermain yang cocok untuk anak-anak . Kami juga selipkan permainan tradisional mekelas- kelasan, karena permainan itu sangat diminati anak- anak. Dalam permainan mekelas- kelasan anak dilatih kemampuan berpikir, kelincahan, kesabaran, disiplin dan sportifitas dalam bermain. Harapan kami dengan tersedia halaman bermain ini dapat meningkatkan numerasi dan literasi anak- anak serta mengurangi kecendrungan anak bermain game melaui hp. Dan kegiatan ini bisa dikembangkan di rumah anak masing- masing”, ujar Kepala SDN 6 Kawan, Bangli, I Ketut Andi Rumandya.
Untuk diketahui SDN. 6 Kawan Bangli memiliki enam kelas dengan jumlah siswa 77 orang Jumlah guru 9 orang. Sekolah ini baru baru mendapatkan oerehaban ruang kelas serta pembangunan perpustakaan. Tampak anak- anak ekstra asyik dan atraktif sesuai hobinya masing- masing bermain di halaman sekolah nan indah dan lestari dan juga sejuk amat. (sum)





