Ratusan Personel Gabungan Dikerahkan, Pencarian Dua Warga Hanyut di Sungai Subak Jemanik

Foto : Tim gabungan melaksanakan pencarian dipimpin langsung oleh Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati, SMI.K., M.H., dan Dandim 1619 Tabanan, Letkol Inf. Tri Juang Danar Jati, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Rabu (21/01/2026).

TABANAN, Breaking-news.co.id | Upaya lanjutan pascabencana alam di Banjar Kuwum Ancak, Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, terus dilakukan secara intensif. Pada Rabu, 21 Januari 2026, sejak pukul 10.00 WITA, ratusan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, dan relawan kembali dikerahkan untuk melakukan pencarian dua orang warga yang dilaporkan hanyut terbawa arus Sungai Empelan Subak Jemanik.

Kegiatan kemanusiaan ini turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, S.Sos, Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati, SMI.K., M.H., serta Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Tri Juang Danar Jati. Selain itu, kekuatan gabungan melibatkan SAR Yon B Brimob, SAR Polda Bali, Kodim 1619 Tabanan, Basarnas Bali, BPBD Tabanan, Sabhara Polres Tabanan, Polsek Marga, PMI, Dokpol Polres Tabanan, tim kecamatan, hingga Pemadam Kebakaran Pemda Tabanan.

Bacaan Lainnya

Kapolres Tabanan AKBP I Putu Bayu Pati menjelaskan, pencarian dilakukan secara menyeluruh dengan menyusuri sepadan sungai hingga beberapa kilometer dari titik awal korban hanyut.

“Penelusuran kami lakukan melalui sepadan sungai bersama tim gabungan TNI, Polri, BPBD, Basarnas, serta dibantu warga setempat sejauh kurang lebih satu kilometer hingga kawasan campuhan Tegal Marga,” ujar AKBP Putu Bayu Pati disela usai apel persiapan dan pengarahan personil, Rabu 21 Januari 2026.

Sebelum pencarian, tim gabungan melaksanakan apel yang dipimpin langsung oleh Kapolres dan Dandim Tabanan. Personel kemudian dibagi ke dalam beberapa regu untuk mempercepat proses pencarian di sepanjang aliran sungai dari wilayah Marga hingga Kediri. Sebagian personel Polres Tabanan, Polsek Marga, dan BPBD juga melakukan pembersihan di lokasi rumah korban atas nama I Gusti Ngurah Made Kartikayasa, termasuk penyedotan air kolam guna memastikan tidak ada korban yang terjebak.

Regu pertama dipimpin Kasat Sabhara Polres Tabanan AKP I Ketut Suaba dengan kekuatan 14 personel, menyisir dari titik nol di rumah korban menuju selatan sejauh dua kilometer hingga kawasan Campuhan Pura Jeme. Regu kedua dipimpin Danki 1 Yon B Brimob AKP I Gusti Made Suamba dengan 13 personel, melakukan penyisiran hingga wilayah perbatasan Banjar Kuwum Ancak dengan Desa Kukuh.

Sementara itu, tim Basarnas Bali yang berjumlah 19 orang kembali melakukan penyisiran lanjutan dari lokasi awal menuju arah selatan hingga Banjar Denuma, Desa Kukuh, dengan jarak pencarian mencapai enam kilometer.

Kapolsek Marga AKP I Nyoman Sudarma, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pencarian kembali dilanjutkan pada siang hari dengan memperluas area penyisiran.

“Mulai pukul 13.00 WITA, pencarian dua korban hanyut dilanjutkan oleh tim gabungan SAR Polda Bali, Sabhara Polres Tabanan, Polair Polres Tabanan, Brimobda Bali, dan BPBD Tabanan. Penyisiran dimulai dari Pura Anyaran menyusuri aliran sungai ke arah utara hingga pukul 15.30 WITA, namun korban belum berhasil ditemukan,” jelasnya.

Karena kondisi mulai tidak memungkinkan dan demi keselamatan personel, pencarian sementara dihentikan dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Kamis, 22 Januari 2026, mulai pukul 07.00 WITA. Konsolidasi seluruh unsur dilaksanakan pada pukul 16.40 WITA di lokasi kejadian, dipimpin Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I Made Tama, S.M.H., M.H.

Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya saat beraktivitas di sekitar aliran sungai pada musim hujan. Selain itu, masyarakat diminta segera melapor kepada aparat jika menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban, guna mempercepat proses pencarian dan penanganan bencana. (kyn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *