Pasar Rakyat TP PKK Bali di Badung Libatkan 131 Pelaku Usaha, Transaksi Tembus Rp322 Juta

BADUNG, Breaking-news.co.id | Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali bertajuk “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Badung berhasil mencatat nilai transaksi penjualan mencapai Rp322 juta hingga pukul 09.30 WITA, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang melibatkan 131 pelaku usaha lokal ini menjadi salah satu upaya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus memperluas pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta industri kecil dan menengah (IKM) di Bali.

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Suastini Koster, tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain menjadi ruang pemasaran produk lokal, Pasar Rakyat juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Ny. Putri Koster menjelaskan, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” merupakan kelanjutan dari program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang telah dirintis sejak periode pertama kepemimpinan Gubernur Bali Wayan Koster.

Program ini berawal dari Pasar Gotong Royong yang digelar pada masa pandemi COVID-19 untuk membantu pelaku UMKM lokal memasarkan produk mereka di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Program tersebut kemudian berlanjut melalui kegiatan Penggak PKK.

Memasuki periode kedua kepemimpinan Gubernur Wayan Koster, upaya pemberdayaan ekonomi tersebut kembali dilanjutkan melalui Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” yang diselenggarakan secara bergiliran di kabupaten/kota se-Bali.

Menurut Putri Koster, program ini tidak hanya bertujuan memperluas akses pasar bagi produk lokal, tetapi juga meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong perputaran ekonomi daerah.

Ia berharap keberadaan Pasar Rakyat dapat membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau. Hal tersebut dimungkinkan karena para pedagang yang terlibat merupakan produsen maupun penjual langsung sehingga rantai distribusi dapat diperpendek.

Selain mendorong aktivitas perdagangan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat silaturahmi serta memperkuat sinergi antara TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota.

Putri Koster mengapresiasi pelaksanaan Pasar Rakyat di Kabupaten Badung dan berharap kegiatan serupa dapat dikembangkan hingga tingkat kecamatan. Dengan demikian, manfaat program pemberdayaan ekonomi tersebut dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Ny. Rasniathi Adi Arnawa, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan TP PKK Provinsi Bali dalam penyelenggaraan Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” di Kabupaten Badung.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan 131 pelaku usaha dan pedagang lokal dari berbagai sektor. Mereka terdiri atas 39 pelaku industri kecil dan menengah (IKM), 64 pelaku UMKM kuliner dan olahan pangan, serta 28 pelaku usaha produk pertanian.

Kegiatan ini juga semakin semarak dengan kehadiran stan Turyapada Tower dan Bali Chef Community yang turut meramaikan area pasar.

Tingginya antusiasme masyarakat berdampak positif terhadap aktivitas perdagangan. Hingga pukul 09.30 WITA, nilai transaksi penjualan tercatat mencapai Rp322 juta.

Rasniathi optimistis nilai transaksi tersebut masih akan meningkat karena kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 18.00 WITA. Ia juga berharap capaian transaksi Pasar Rakyat di Kabupaten Badung dapat melampaui hasil pelaksanaan kegiatan serupa di kabupaten/kota lainnya.

Besarnya nilai transaksi dalam beberapa jam pelaksanaan tersebut menunjukkan potensi pasar lokal sebagai sarana mempertemukan produsen dengan konsumen sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha daerah.

Tidak hanya berfokus pada pemberdayaan ekonomi, Pasar Rakyat “Berbelanja dan Berbagi” juga diisi dengan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, bantuan diserahkan kepada 100 warga kurang mampu di Kabupaten Badung.

Masing-masing penerima mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras, dua krat telur, satu liter minyak kelapa atau tandusan, serta dua paket belanja yang disediakan oleh TP PKK Provinsi Bali dan TP PKK kabupaten/kota.

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Penyelenggaraan Pasar Rakyat di Kabupaten Badung juga dirangkaikan dengan sejumlah aktivitas yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi aksi gotong royong membersihkan kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, lomba mewarnai dan kolase tingkat taman kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Badung, serta sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber.

Selain itu, kegiatan jalan santai dan senam juga dijadwalkan berlangsung pada sore hari untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam aktivitas kebugaran dan kebersamaan.

Melalui perpaduan pemberdayaan ekonomi, bantuan sosial, edukasi lingkungan, dan aktivitas kemasyarakatan, Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali “Berbelanja dan Berbagi” diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran TP PKK dalam mendukung pengembangan UMKM dan IKM, meningkatkan kesejahteraan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bali. (Sur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *