DENPASAR, Breaking-news.co.id | Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan, Letkol Inf. Muhamad Arifianto, S.I.P., menghadiri ajang Ustawa (Parade) Gong Kebyar Wanita dalam rangka Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 yang berlangsung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Senin (29/6/2026) malam.
Kehadiran Dandim Tabanan menjadi bentuk nyata dukungan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) terhadap upaya pelestarian seni, budaya, dan tradisi Bali yang selama ini menjadi identitas sekaligus kekayaan budaya bangsa.

Suasana pertunjukan berlangsung semarak dengan penampilan para seniman perempuan terbaik dari berbagai kabupaten dan kota di Bali. Harmoni tabuh Gong Kebyar yang dipadukan dengan gerak tari serta penghayatan nilai-nilai tradisi menghadirkan sajian seni yang memukau ribuan penonton dan tamu undangan yang memenuhi arena pertunjukan.
Ajang Parade Gong Kebyar Wanita tidak hanya menjadi ruang ekspresi kreativitas para seniman, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan regenerasi seni budaya Bali agar tetap hidup, berkembang, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur.
Di sela kegiatan, Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Muhamad Arifianto menegaskan bahwa Pesta Kesenian Bali memiliki peran strategis dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya sekaligus memperkuat karakter bangsa melalui kecintaan terhadap seni tradisional.
“Pesta Kesenian Bali bukan sekadar ajang pertunjukan seni, tetapi merupakan warisan budaya yang memiliki nilai luhur dan menjadi kebanggaan masyarakat Bali maupun Indonesia. Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan terhadap upaya melestarikan seni budaya sebagai perekat persatuan dan identitas bangsa. Kami berharap semangat generasi muda dalam menjaga, mencintai, dan mengembangkan budaya daerah terus tumbuh sehingga warisan leluhur ini tetap lestari di masa depan,” ujar Letkol Inf. Muhamad Arifianto.
Menurutnya, pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, komunitas seni, hingga seluruh unsur bangsa, termasuk TNI. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan budaya, TNI ingin terus memperkuat hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan nilai kebersamaan, gotong royong, dan nasionalisme.
Partisipasi Dandim Tabanan dalam perhelatan PKB 2026 juga mencerminkan komitmen TNI dalam mendukung berbagai program pemerintah daerah di bidang kebudayaan. Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan seni tradisional Bali tetap menjadi kebanggaan masyarakat serta mampu memberikan kontribusi terhadap penguatan identitas budaya nasional.
Pesta Kesenian Bali sendiri setiap tahunnya menjadi salah satu agenda budaya terbesar di Indonesia yang tidak hanya menampilkan kekayaan seni tradisional Bali, tetapi juga menjadi media edukasi, promosi budaya, serta ruang apresiasi bagi para pelaku seni dari seluruh Bali.
Melalui momentum ini, diharapkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan seni dan budaya daerah semakin meningkat. Dengan demikian, warisan budaya Bali tidak hanya terjaga keberlangsungannya, tetapi juga semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang patut dibanggakan. (kyn)






