BANGLI, Breaking-news.co.id | Pohon beringin besar, di Pura Jebag, Desa Yangapi, Tembuku, Bangli tumbang, Sabtu (12/9-2026).Mengakibatkan sejumlah palinggih porakporanda.Namun karena masih harus menunggu upacara, evakuasi oleh BPBD tidak serta merta dapat dilakukan usai kejadian, karenanya evakuasi masih dilakukan sampai Kamis (17/9).
Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) – Damkar Bangli, pohon beringin berdia meter sekitar 80 sentimeter itu tumbang pada Sabtu (12/9) dini hari lalu, diakibatkan oleh angin kencang menerjang wilayah Bangli. Batang dan dahan pohon menimpa sejumlah bangunan palinggih berupa dua piasan (bale pesamuan) dan tugu di areal pura.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bangli, Ketut Agus Sutapa, Kamis( 17/8) mengatakan Tim Rekasi Cepat (TRC) BPBD telah melakukan upaya penanganan. Dikatakan, meski kejadianya terjadi Sabtu lalu, namun baru kali ini pihaknya melakukan penanggulangan. Pasalnya pihaknya masih menunggu kesepakatan pihak pengempon pura. Sebab begitu kejadian, pihak pengempon tidak mengijinkan serta merta melakukan penanganan alasannya masih harus melalui proses upacara keagamaan dulu.
“Selain upaya penanganan BPBD-Damkar melalui Bidang Pasca Bencana telah melakukan Kajian Kebutuhan Pasca Bencana (Jitupasna) di lokasi terdampak. Di mana sesuai Pergub Bali nomor 54 tahun 2025 tentang Bantuan Sosial tidak terencana akibat dampak Bencana, oleh Tim Pasca Bencana akan difasilitasi untuk mendapat bantuan keuangan,”ujar Agus Sutapa.
Masyarakat dihimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap kondisi dampak musin kering (El-Nino) yang berpotensi terjadi serta dampak bencana yang dapat ditimbulkan seperti angin kencang, kebakaran hutan & lahan, kekeringan. Masyarakat dimintabagar senantiasa Ikuti himbauan Pemerintah (BMKG, BNPB, BPBD) .(sum)





