JEMBRANA, Breaking-news.co.id | Pemkab Jembrana mempercepat implementasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan target menjadi yang tercepat di Bali.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan usai menerima kunjungan sosialisasi dari Danrem 163/Wira Satya di KDMP Desa Delod Berawah, Selasa (7/4/2026).
Dikatakan Kembang, Jembrana tidak ingin sekadar menjalankan program secara normatif. Pemkab Jembrana menargetkan capaian paling cepat sekaligus terbanyak dibandingkan daerah lain di Bali.
“Kami ingin tercepat, terdepan, dan terbanyak. Karena itu, kolaborasi dengan TNI, desa adat, dan perangkat daerah langsung kami lakukan tanpa menunda,” ujarnya.
Sejauh ini, Jembrana menunjukkan progres signifikan. Sebanyak tujuh titik KDKMP telah rampung 100 persen, sementara 14 titik lainnya masih dalam tahap pembangunan aktif.
Seluruh jajaran Pemkab Jembrana pun diminta bergerak cepat untuk mendukung percepatan pembangunan, baik dari sisi fisik maupun nonfisik.
Untuk menjaga ritme percepatan tersebut, Pemkab Jembrana menyiapkan tiga langkah strategis. Pertama, menghibahkan aset daerah yang memiliki nilai ekonomi untuk dijadikan pusat kegiatan koperasi.
Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan lahan desa adat agar pembangunan merata hingga pelosok. Ketiga, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan intensif bagi pengurus koperasi.
“Kami siap mengawal program Bapak Presiden Prabowo Subianto agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secepat mungkin,” imbuh Kembang.
Dukungan juga datang dari Komandan Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya, Ida I Dewa Agung Hadisaputra. Ia mengapresiasi kesiapan Jembrana yang dinilai serius dalam mengakselerasi program KDKMP.
Menurut Agung, sinergi antara TNI dan pemerintah daerah (pemda) menjadi kunci dalam mendorong ketahanan pangan nasional.
“Jembrana sangat luar biasa. Kami ingin daerah ini tidak hanya menjadi penonton, tetapi pelopor dan yang tercepat dalam pengembangan KDKMP,” ujarnya.
Dengan dukungan lintas sektor, Pemkab Jembrana optimistis mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Program KDKMP di wilayah ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain di Bali, khususnya dalam hal kecepatan pelaksanaan, optimalisasi lahan produktif, dan ketepatan eksekusi di lapangan.(red)





