Pemkab Bangli Gelar Aksi Bersih Sampah di Danau Batur, Libatkan Lebih dari 5.000 Peserta

BANGLI, Breaking-news.co.id | Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar aksi bersih sampah secara masif di kawasan Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Minggu (8/3/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari gerakan Bali Bersih Sampah ini melibatkan lebih dari 5.000 peserta dari berbagai unsur pemerintah, pelajar, serta masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bangli bersama Wakil Bupati Bangli, serta dihadiri unsur Forkopimda, termasuk Kapolres dan Dandim Bangli. Aksi ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian dan kebersihan Danau Batur yang menjadi salah satu sumber air penting bagi Pulau Bali.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli, Bagus Riana Putra, dalam laporannya menyampaikan bahwa menjaga kelestarian Danau Batur merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak. Dengan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat, kualitas air danau dapat tetap terjaga serta terhindar dari berbagai bentuk pencemaran.

“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan Danau Batur tetap lestari, lingkungannya sehat, serta memiliki kualitas air yang baik sehingga dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari berbagai arahan dan koordinasi pemerintah, di antaranya imbauan Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026, rapat koordinasi Forkopimda Provinsi Bali pada 19 Februari 2026, serta rapat koordinasi Forkopimda Kabupaten Bangli bersama seluruh kepala OPD, instansi vertikal, dan BUMD pada 23 Februari 2026.

Selain bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga mendukung terwujudnya program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah) serta program Bangli BISA (Bersih, Indah, Sejuk dan Asri). Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, khususnya kawasan Danau Batur.

Aksi bersih sampah dilaksanakan di empat titik lokasi di kawasan danau, yakni di Jaba Pura Ulun Danu Songan, Pura Jati, Dermaga Kedisan, serta Desa Trunyan.

Sebanyak 5.055 peserta terlibat dalam kegiatan ini, yang terdiri dari 2.435 orang dari OPD dan instansi vertikal, 220 orang dari BUMD dan BUMN, 1.710 orang dari desa dan kelurahan, 660 siswa dari tingkat SD, SMP, hingga SMA, serta 30 tenaga kesehatan dari Puskesmas Kintamani IV dan V.

Selain kegiatan bersih sampah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Makerti Ayuning Danu dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948.

Bupati Bangli dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional kebersihan lingkungan yang telah dimulai sejak sepekan sebelumnya. Jika sebelumnya difokuskan pada pembersihan sungai, maka kali ini kegiatan dilakukan secara menyeluruh di kawasan Danau Batur.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan secara masif di Danau Batur dengan melibatkan seluruh jajaran pemerintah daerah, pelajar, serta masyarakat. Peserta dibagi menjadi empat kelompok di Trunyan, Kedisan, Pura Jati, dan Songan,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelaksanaan upacara Pekelem oleh panitia pusat dalam rangka perayaan Nyepi, penebaran 10.000 benih ikan nila, serta penuangan sekitar 1.000 liter eco enzyme ke perairan danau untuk membantu menjaga kualitas air.

Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelestarian ekosistem Danau Batur sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan. Bupati Bangli menegaskan bahwa Danau Batur memiliki peran penting sebagai sumber air bagi Pulau Bali, sehingga kelestariannya harus dijaga secara bersama-sama.

“Kita ingin menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat dalam menjaga danau ini sebagai sumber kehidupan. Jika danau terjaga, maka ekosistem, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat juga akan semakin baik,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pelestarian Danau Batur juga sejalan dengan prinsip kawasan Batur UNESCO Global Geopark, yakni memuliakan bumi untuk kesejahteraan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bangli berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian Danau Batur semakin meningkat sehingga lingkungan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh generasi mendatang.(sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *