Diduga Curi Ayam, Pria Buleleng Tewas Dikeroyok Massa di Baturiti Tabanan

Foto : Barang Bukti Pria berinisial KD tewas setelah dikeroyok massa yang diamankan kepolisian Polsek Baturiti, di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali, pada Jumat (24/7).

TABANAN, Breaking-news.co.id | Pria berinisial KD tewas setelah dikeroyok massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Bali. Pengeroyokan terjadi seusai pria asal Singaraja, Buleleng, itu tepergok mencuri ayam aduan di wilayah tersebut. Tak hanya itu, motor milik KD juga ludes dibakar warga.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengungkapkan pengeroyokan itu terjadi sekitar pukul 01.30 Wita pada Jumat (24/7). Saat itu, KD tertangkap tangan mencuri ayam milik warga bernama I Wayan Adi Suteja (31).

“Warga emosi karena maraknya kasus kehilangan ayam di wilayah tersebut kemudian melakukan pengeroyokan terhadap terduga pelaku hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” jelas Wiwik, Sabtu (25/7/2026).

Wiwik menuturkan personel Polsek Baturiti tiba di lokasi sekitar pukul 02.00 Wita. Saat itu, petugas mendapati KD sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Polisi, dia berujar, mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Termasuk seekor ayam yang hendak dicuri, satu bilah golok, serta tas berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

Wiwik mengatakan tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan identifikasi sidik jari di lokasi. Sedangkan, jasad KD dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Semara Ratih, Tabanan.

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga pada Jumat sore,” imbuhnya.

Menurut Wiwik, penyidik juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mendalami kronologi kejadian. Ia menegaskan polisi masih mendalami kasus tersebut.

“Latar belakang (pengeroyokan), keresahan warga akibat maraknya kasus pencurian ayam di kawasan tersebut,” pungkasnya. (kyn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *