HUT RSUD Bangli ke- 68 Sarat Dengan Kegiatan Sosial Kemanusiaan dan Seminar

BANGLI, Breaking-news.co.id | Hari Ulang Tahun (HUT) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli yang ke-68 kali ini sarat dengan kegiatan- kegiatan bermakna.

HUT kali ini yang mengusung tema ” Jengah Melayani dengan Tulus, Profesional dan Berintegritas” dirangkaikan dengan kegiatan- kegiatan sosial kemanusiaan,olahraga, seminar dan sembahyang bersama.

Bacaan Lainnya

Ketua panitia HUT RSUD Bangli, I Putu Arsila, Jumat (3/7) di sela-sela kesibukan donor darah mengungkapkan bahwasannya HUT kali lebih banyak kegiatan- kegiatan dibanding perayaan HUT sebelumnya. Dijelaskan puncak HUT RSUD Bangli sesungguhnya pada 24 Juni lalu. Namun puncaknya dirayakan pada Minggu, 5/7 esok. Hal itu lebih disebabkan karena terbentur situasi hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski demikian lanjut Arsila kegiatan- kegiatan rangkaian HUT sudah berjalan sejak 19/6 pada saat itu dilakukan sembahyang bersama pegawai RSUD dengan OPD- OPD di Padmasana RSUD setempat dan di Pura Kehen Bangli. Lanjut pada tanggal 25/6 dilaksanakan seminar. ” Materi seminar yaitu tentang tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan tentang tata kelola kerjasama. Seminar menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa Denpasar dan Fakultas Magister Administrasi Publik Unwar (tentang tata kelola BLUD). Selain itu juga menyertakan narasumber dari Kejari Bangli”, ungkap Arsila.

Sedangkan Jumat (3/7) dilaksanakan donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis. Donor darah diikuti pegawai di masing-masing masing OPD, TNI, Polres Bangli, ormas, yayasan (Yayasan Kris Bali), perkumpulan kelompok masyarakat dan individu. Arsila menjelaskan pada acara puncak HUT, Minggu (5/7)bakal dilaksanakan turnamen futsal jago kapok melibatkan OPD serta futsal oleh instansi kesehatan (pegawai RSUD dan pegawai Dinas Kesehatan setempat).

“Pada puncak perayaan HUT juga bakal diisi dengan penyerahan kenang- kenangan untuk 10 orang pegawai yang pensiun dan penyerahan hadiah lomban futsal serta hadiah lomba poster, selebihnya diisi ramah tamah”, jelas Asila.

Sampai sore donor darah belum bisa diketahui jumlah darah yang berhasil diambil. Arsila mengakui PMI / RSUD Bangli mengalami kekurangan stok darah, seperti golongan darah A dan golongan darah AB. Hal itu yang mendorong dilaksanakannya kegiatan donor darah. Seiring kondisi stok darah, kepedulian masyarakat kini semakin menunjukkan kecendrungan membaik, karena sudah semakin disadari efek positifnya daripada donor darah. ” Dengan berdonor dapat meningkatkan sumsum tulang,ini berefek baik bagi kesehatan, tetapi donor sebaiknya jangan kurang dari rentang tiga bulan, yang baik berdonor setiap tiga bulan lebih”, imbuhnya.

Sementara Wakil Direktur RSUD Bangli, Gusti Nyoman Karyawan mengungkapkan bahwa RSUD Bangli telah memiliki poli perawatan kulit dan kecantikan yang bernama poli Dermato. Sudah beroperasi sejak kurang lebih setahun. Namun keberadaannya belum tenar. Karena itu pihaknya memperkenalkan kembali poli Dermato tersebut pada saat donor darah tersebut dengan menampilkan stand tersendiri di sisi timur kegiatan donor darah. ” Kami sudah sosialisasikan, tapi belum banyak masyarakat tahu, media masa kami minta dibantu menyosialisasikan bahwa kami punya poli kulit dan kecantikan”, pinta mantan pegawai sekretariat DPRD Bangli ini. (sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *