Si Jago Merah Luluh lantakkan Rumah Warga di Metra Tengah, Kerugian Sekitar Rp. 200 Juta

BANGLI, Breaking-news.co.id | Hari Kesaktian Pancasila( 1/10-2026) rupanya menjadi sejarah tersendiri yang susah dilupakan oleh korban kebakaran. Bangunan bale dauh (bagian barat) milik I Made Sudarma, warga Banjar Metra Tengah, Desa Yang api, Tembuku, Bangli ludes dilalap si jago merah, Kamis(1/10) sekitar jam 01.00 dini hari. Tak ada tersisa oleh amukan api malam itu kecuali tembok. Korban alami kerugian sekitar Rp. 200 juta.

Meski telah dilakukan upaya pemadaman oleh warga setempat, namun amukan api tidak terkalahkan. Kobaran api menghanguskan seluruh bagian atap. Di bagian bawah, seperti kasur, pakaian, almari dan surat- surat tak tersisa dari amukan api, sehingga menambah nilai kerugian material. Api baru dapat di padamkan sekitar jam 02.20 Wita oleh petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bangli.

Bacaan Lainnya

Adapun kayu bakar yang terbakar dijadikan barang bukti( BB) oleh Polsek Tembuku, yang diduga sebagai awal penyebab kebakaran rumah permanen tersebut.

Petugas piket Polsek Tembuku yang dipimpin Pawas, Aiptu I Wayan Suryata malam itu turun ke lokasi kejadian melakukan olah TKP dengan memintai keterangan sejumlah saksi. Saksi I Made Adianto( tetangga korban) usai peristiwa itu mengungkapkan bahwa dirinya curiga mencium bau seperti benda terbakar. Bergegas keluar rumah, saksi melihat api sudah membesar di rumah korban. ” Kami berusaha memadamkan api menggunakan air dari selang( pipa air) yang berada di depan rumah saya. Namun saya tak mampu melawan kobaran api”, ujarnya dalam kesaksiannya dengan petugas. Mangku Candra, saksi lainnya mengatakan dirinya yang telah tertidur pada pk. 24.00 ( malam itu) terbangun setelah mendengar warga ramai di lokasi kebakaran. Pihaknya turut memadamkan api dengan menggunakan peralatan seadanya.

Untuk diketahui pada jam 01.40 baru datang Pemadam Kebakaran Bangli. Api baru dipadamkan total pada jam 02.20 Wita. Tidak ada pihak yang dicurigai pada kasus kebakaran tersebut. Pada musim panas berkepanjangan ini banyak terjadi kasus kebakaran di Kabupaten Bangli. Kebakaran hutan juga meluluhlantakkan kawasan hutan Kintamani. BPBD Bangli senantiasa menghimbau agar masyarakat waspada, terlebih pada musim kemarau, yang tentunya rentan dengan kebakaran. (sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *