DENPASAR, Breaking-news.co.id | Pemerintah Provinsi Bali resmi menerbitkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 02 Tahun 2026 terkait pengaturan jadwal persembahyangan dalam rangka Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) Warsa 2026 di Pura Agung Besakih.
Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga kelancaran, ketertiban, dan kenyamanan umat Hindu yang akan tangkil ngaturang bakti ke Pura terbesar di Bali tersebut. Melalui pengaturan jadwal bakti penganyar berdasarkan kabupaten/kota hingga wilayah luar Bali, diharapkan pelaksanaan persembahyangan dapat berlangsung dengan lebih tertib dan khidmat.
Surat edaran yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, ini menjadi pedoman penting bagi masyarakat, terutama mengingat tingginya antusiasme umat setiap berlangsungnya Karya IBTK di Besakih.
Adapun jadwal persembahyangan (penganyar) telah ditetapkan sebagai berikut:
- Kota Denpasar: Senin, 6 April 2026
- Kabupaten Badung: Selasa, 7 April 2026
- Kabupaten Klungkung: Kamis, 9 April 2026
- Kabupaten Karangasem: Jumat, 10 April 2026
- Kabupaten Tabanan: Senin, 13 April 2026
- Kabupaten Buleleng: Selasa, 14 April 2026
- Kabupaten Gianyar: Rabu, 15 April 2026
- Kabupaten Jembrana: Jumat, 17 April 2026
- Kabupaten Bangli: Senin, 20 April 2026
Sementara itu, umat dari luar Bali juga mendapatkan jadwal khusus:
- Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra: 11–12 April 2026
- NTT, Papua, Maluku, dan Maluku Utara: 18–19 April 2026
- Jawa dan Luar Negeri: 21–22 April 2026
Pengaturan ini tidak hanya mencerminkan manajemen kegiatan keagamaan yang terstruktur, tetapi juga bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga kesucian dan kenyamanan kawasan Pura Agung Besakih sebagai pusat spiritual umat Hindu.
Pemerintah mengimbau seluruh masyarakat untuk mematuhi jadwal yang telah ditentukan demi menghindari kepadatan berlebih, sekaligus memastikan setiap umat dapat melaksanakan persembahyangan dengan khusyuk.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Karya Ida Bhatara Turun Kabeh 2026 diharapkan berlangsung lancar, tertib, dan penuh makna spiritual bagi seluruh umat. (Red)





