Denpasar, breakingnews – Warga Bali, khususnya di Denpasar, digegerkan dengan beredarnya pesan berantai melalui aplikasi percakapan yang menyebut akan ada aksi demo di sejumlah titik strategis, Jumat (30/8). Dalam pesan itu tertulis rencana aksi dimulai dari LBH Bali di Tonja pukul 18.00 WITA, kemudian berpotensi bergerak menuju pusat kota hingga kantor pemerintahan.
Pesan itu juga secara rinci menyebut titik-titik yang harus dihindari, mulai dari DPRD Kota Denpasar di Jalan Melati, Lapangan Puputan Badung dan Balai Kota, hingga DPRD Provinsi Bali di Jalan Kusuma Atmadja. Bahkan, beberapa ruas jalan utama seperti Jalan Gajah Mada, Veteran, Surapati, dan Hayam Wuruk disebut bisa ditutup atau macet akibat demo tersebut.
Tak hanya itu, dalam pesan berantai tersebut juga ada arahan keamanan bagi masyarakat, seperti memilih jalur alternatif lewat Bypass Ngurah Rai atau Gatot Subroto, tidak ikut menonton apalagi merekam aksi, hingga imbauan agar selalu membawa identitas resmi dan mengisi daya penuh ponsel.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari aparat kepolisian maupun pihak berwenang terkait adanya izin atau rencana demonstrasi di Denpasar. Situasi di sejumlah titik yang disebutkan masih terpantau normal.
Fenomena pesan berantai seperti ini kerap muncul dan memicu keresahan publik. Karena itu, masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah termakan isu, dan menunggu informasi resmi dari pihak kepolisian. dur/gas