TABANAN, Breaking-news.co.id | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan menyalurkan premi kepada Warga Binaan yang terlibat dalam kegiatan kerja Asimilasi, Jumat (06/11). Pemberian premi menjadi bagian dari pemenuhan hak atas pekerjaan yang dilakukan Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan.
Kegiatan kerja tersebut berlangsung di sejumlah bidang pada Sarana Asimilasi dan Edukasi, mulai dari pertanian dan perkebunan, laundry, cuci motor, hingga tata boga. Aktivitas ini tidak hanya memberi kesempatan bagi Warga Binaan untuk mengembangkan keterampilan, tetapi juga menghasilkan produk dan layanan yang memiliki nilai ekonomi.
Kalapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa kegiatan kerja merupakan salah satu kesempatan bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman sekaligus membangun tanggung jawab. Pemberian premi diharapkan menjadi bentuk penghargaan atas keterlibatan mereka dalam kegiatan tersebut.
“Dengan memberikan kesempatan bekerja, kami ingin Warga Binaan dapat mengembangkan keterampilan dan memperoleh pengalaman yang bermanfaat. Premi yang diberikan juga menjadi bentuk apresiasi agar mereka semakin bertanggung jawab dalam menjalankan kegiatan kerja,” ujar Basuki.
Dari sisi pemenuhan hak, Kasubsi Kegiatan Kerja, Wayan Andi Juliantika, menjelaskan bahwa pemberian premi memiliki dasar dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. “Setiap narapidana yang bekerja berhak mendapatkan upah atau premi. Ini sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi atas kontribusi mereka, yang juga turut menghasilkan produk Usaha Kecil Mikro dan Menengah,” imbuhnya.
Bagi Hendra S., salah seorang Warga Binaan penerima premi, hasil dari pekerjaan tersebut memiliki arti tersendiri karena dapat disimpan sebagai bekal setelah bebas nanti. “Kami sangat senang dimana pekerjaan yang kami lakukan dihargai oleh pihak Lapas sehingga kami juga bisa menabung sebagai bekal untuk kami saat pulang dan bebas dari Lapas,” tuturnya.
Premi disalurkan melalui buku tabungan masing-masing Warga Binaan. Dengan demikian, hasil dari kegiatan kerja tidak hanya menjadi bagian dari proses pembinaan keterampilan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang dapat dipersiapkan untuk masa depan. ( kyn)






