Akibat Hujan Deras, Ruas Jalan Pulasari Menuju Desa Bangbang Putus

BANGLI, Breaking-news.co.id | Sejumlah bencana alam terjadi di Kabupaten Bangli pasca Hujan deras yang terjadi, Minggu malam, (1/11/2026. Salah satunya terjadi jalan putus yang jalan putus pada jalur yang menghubungkan Banjar Pulasari Kawan, Desa Pulasari Persaiapan dengan Desa Bangbang,di Kecamatan Tembuku, Bangli.

Selain itu, kios pedagang di kawasan wisata Pura Kehen, Bangli hancur akibat terimpa tanah longsor.
Pantauan di Banjar Pulasari Kawan, akibat tingginya curah hujan membuat volume air meningkat menjerjang wilayah, ternasuk Kawasan yang tengah ditata oleh Desa Adat Pulasari. Akibatnya, badan jalan pun tergerus air bah sehingga terputus. Akibatnya warga harus mencari jalur alternatif, ke Bajar Pulasari Kangin.
Kepala Dusun Pulasari Kawan, I Wayan Kardiyasa, Senin (2/11/2026) mengatakan lebar badan jalan yang jebol sekitar 6 meter dan panjang hampir 10 meter. Dampaknya, akses lalu lintas menjadi terganggu, yakni arus Bangbang tembus Desa Suter Kintamani. Selain itu, kerusakan juga mengakibatkan akses anak-anak sekolah menjadi terhambat. “Memang ada jalan alternatif namun tentunnya jaraknya tempunya lebih jauh, Untuk itu, kita harap jalan putus ini segera mendapatkan penangnanan dari Pemkab Bangli,”harapnya.
Sementara menurut Kapolres Bangli AKBP Anggun Andhika Putra, jajaran kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah telah bergerak menangani dampak bencana di sejumlah titik. Berdasarkan pemetaan sementara, terdapat tiga wilayah utama yang terdampak, yakni Kecamatan Tembuku, Bangli, dan Susut.
Sementara Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD-Damkar Kabupaten Bangli, I Ketut Agus Sutapa, menyampaikan bahwa dampak cuaca ekstrem juga terjadi di sejumlah titik lain. Di Kecamatan Susut, pohon kelapa tumbang menimpa jalan Tanggahan Talangjiwa–Selati di Desa Demulih. Longsor menerjang ruas jalan Demulih–Sala dan Sulahan–Cekeng, serta permukiman warga di Banjar Tangkas, Desa Susut, tanpa merusak dinding bangunan.
Di Kecamatan Bangli, pohon tumbang menimpa atap kamar mandi milik I Komang Winon di Banjar Kubu, Kelurahan Kubu, dengan estimasi kerugian sekitar Rp2 juta. Longsor di area parkir sebelah timur Pura Kehen, Kelurahan Cempaga, juga merusak sejumlah kios penjual suvenir dan oleh-oleh khas wisata. Lima pemilik kios terdampak, yakni Jro Gede Kehen, Mangku Wakil, Ketut Wariasi, Ni Ketut Surattini, dan Ni Ketut Sari. Nilai kerugian masih dalam pendataan. Longsor juga terjadi di ruas jalan Selati menuju Gianyar, Desa Bunutin.
Di Kecamatan Tembuku, pohon tumbang dan sejumlah tiang roboh di wilayah Desa Tembuku turut mengganggu arus lalu lintas jalur Bangli–Karangasem. Meski kerusakan tersebar di sejumlah lokasi, laporan BPBD-Damkar hingga Senin (2/11/2026) pukul 12.30 WITA menyebutkan seluruh kejadian tersebut nihil korban jiwa.
BPBD-Damkar bersama Dinas Sosial dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bangli menyiapkan bantuan kebutuhan mendesak berupa paket sandang dan pangan bagi warga terdampak di sektor permukiman. “Untuk kerusakan pada fasilitas pribadi dan fasilitas umum milik masyarakat, Pemkab Bangli akan mengusulkan bantuan keuangan melalui skema bantuan sosial yang tidak direncanakan sesuai Pergub Bali Nomor 54 Tahun 2025,” ungkapnya. (sum)

Bacaan Lainnya

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *