DPRD Bangli Gelar Rapat Paripurna LKPJ PAD Bangli Tahun 2025 Belum Capai Target

BANGLI, Breaking-news.co.id | DPRD Kabupaten Bangli,Kamis(25/3/2026) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Bangli tahun 2025.

Dalam LKPJ tersebut bahwasannya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli tahun 2025 tidak mencapai target yang ditentukan. Yang mana, PAD Bangli Tahun 2025 ditargetkan Rp 303.028.444.139, sementara realisasinya hanya Rp 272.906.934.118 atau 90,06 persen.
Rapat paripurna yang digelar di ruang Sidang DPRD Bangli, dipimpin Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika didampingi wakil ketua I Komang Carles dan I Nyoman Budiada. Sementara Bupati Bangli diwakili oleh Sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra.
Bupati Bangli dalam pidato pengantarnya, yang dibacakan sekda Bangli I Dewa Bagus Riana Putra, menyebutkan pendapatan daerah meliputi semua penerimaan daerah yang tidak perlu dobayar kembali oleh pemerintah derah dan penerimaan lainnya sesuai dnegan ketentuan perudang-undangan dan diakui sebagai penambah eluitas yang merupakan hak daerah yang terdiri dari, Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang mana Tahun 2025 ditargetkan Rp 303.028.444.139, sementara realisasinya Rp 272.906.934.118 atau 90,06 persen. Sedangkan untuk pendapatan transfer bank , yakni transfer pemerintah pusat maupun transfer daerah ditargetkan Rp 1.015.634.222.998., terealisasi Rp 970.301,707373. Sementara, lain-lain pendapatan daerah yang sah yang ditarget 0,00 , teralisasi Rp 78 juta lebih.
Sementara untuk belanja daerah, kata dia, dikelompokan menjadi empat bagian yakni belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer. Lanjut disebutkan. Belanja operasi target anggaran setelah perubahan Rp 974 juta lebih, teralisasi Rp 924 juta lebih. Sementara belanja modal, dengan target anggaran setelah perubahan Rp 190 miliar, teralisasi Rp 159 miliar. Sedangkan belanja tidak terduga ditarget Rp 2 miliar lebih, teralisasi 0 persen. “Untuk belanja transfer ditarget Rp 152 miliar dan terealisasp Rp 148 miliar,”katanya.

Bacaan Lainnya


Dijelaskan pula, jumlah penerimaan pembiayaan dalam tahun anggaran 2025 dengan target Rp 14.199.120.370 , terealisasi Rp. 14.754.800.345. Sementara pengeluaran pembiayaan ditarget Rp Rp. 12.962.764.660, teralisasi Rp. 12.962.764.660. “ Kita juga terus berupaya mengadakan lompatan disegala bidang pemerintahan,”katanya.
Dijelaskan, berbagai lompatan yang diambil selama ini telah membuahkan hasil. Yang mana dengan diraihnya sejumlah pretasi untuk Kabupaten Bangli. Adapun pretasi tersebut meliputi opini BPK WTP 5 kali berturut-turut, perigkat 1 nasional Laporan Penyelenggaraaan Pemerintahan Daerah (LPPD) Tahun 2024 dari Kemendagri, Anugrah Inovasi Pembangunan terpuji pada katagori inovasi Pembangunan infrastruktur pada Award 2025 dan sejumlah penghargaan lainnya. “Meski kita berhasil meraih penghargan tersebut, masih banyak hal yang perlu kita benahi. Karena itu, terima kasih atas sinergi , pengabdian dan kemitraan yang baik selama ini kepada seluruh lapisan masyarakat, DPRD dan unsur-unsur lainnya,”pungkasnya.(sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *