Angin Kencang Porak-porandakan Bangunan dan Pohon Tumbang Dimana-mana Bingungkan Petugas di Bangli

BANGLI, Breaking-news.co.id | Musim hujan yang belum berakhir kian menambah panjang deretan pohon tumbang di Kabupaten Bangli. Bahkan akibat angin kencang menambah serius kerja BPBD dan tim di Bangli , Jumat (23/1/2026). Angin kencang memporandakan bangunan di sebuah pura di Bangbang, Tembuku, sehingga semakin besar kerugian material akibat bencana alam di daerah ini. Sedikitnya kerugian material akibat hancurnya bagian atas bangunan mencapai Rp. 100 juta. Untungnya tidak ada korban jiwa dari semua peristiwa tersebut. BPBD Bangli dan dari Pemprov Bali serta unsur TNI / Polri bahu membahu lakukan evakuasi material dampak bencana.

Pohon tumbang terjadi di sejumlah titik. Di Kelurahan Kubu, Bangli, pukul 09.00 wita hutan bambu tumbang, terus di Desa Tiga, di dekat pasar Kayuambua, pohon tumbang mengganggu arus lalu lintas. Namun atas gerak cepat evakuasi, gangguan lalin tidak lama terjadi. Di dekatnya, Desa Pengelumbaran pukul 16.00 wita pohon tumbang hantam tembok Agro BAS, juga mengganggu arus lalin, tidak terkecuali di Kecamatan Kintamani pohon tumbang juga menghantui warga Sekardadi, pohon tumbang ganggu lalin.Beranjak ke Desa Sukadana, Kintamani di sini juga pohon tumbang terjadi, sempat mengganggu arus lalin. Sehari, Jumat (23/1/2026) seakan menjadi hari bencana di daerah ini, sebab secara kuantitas paling banyak terjadi pohon tumbang hari ini, Jumat (23/1/2026).

Bacaan Lainnya

Kalaksa BPBD Bangli, I Wayan Wardana melaporkan terjadinya bencana alam tersebut. Bahwasannya dengan gerak cepat pihaknya dapat sesegara mungkin melakukan penanggulangan dampak bencana.

” Atas kesigapan semua pihak dalam merespon dampak kejadian bencana, Pemkab Bangli melalui BPBD- Damkar memberikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasamanya dan keterpaduan di lapangan”, ungkapnya sembari menghimbau warga untuk senantiasa waspada. (sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *