Pasar Rakyat Karangasem, Putri Koster Dorong Produk Lokal dan Bunga Kasna Temukus Naik Kelas

KARANGASEM, Breaking-news.co.id | Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, mendorong Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi menjadi wadah yang mampu mempertemukan pelaku IKM/UMKM dan petani secara langsung dengan masyarakat.

Menurutnya, pola tersebut dapat membantu memperpendek rantai distribusi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi berbagai produk lokal Bali.

Hal itu disampaikan Putri Koster saat menghadiri kegiatan Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi yang digelar di Taman Budaya Kapten A.A. Made Karang Candra Buana, Kabupaten Karangasem, Jumat (4/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Putri Koster didampingi Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.

Program Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi merupakan agenda TP PKK Provinsi Bali yang dilaksanakan setiap bulan secara bergilir di sembilan kabupaten/kota. Selain menjadi sarana mendukung pemasaran produk IKM/UMKM dan hasil pertanian, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat kolaborasi TP PKK se-Bali agar semakin dekat dengan masyarakat.

Putri Koster menekankan agar keberadaan Pasar Rakyat benar-benar memberikan manfaat bagi produsen lokal. Ia berharap para petani dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menjual hasil pertanian secara langsung kepada konsumen.

Dengan demikian, rantai pemasaran dapat dipangkas sehingga produk petani memiliki nilai jual yang lebih baik dan masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau.

“Kesempatan ini saya harapkan dapat digunakan langsung oleh para petani kita untuk menjual produknya. Petani, ya, bukan pedagang di pasar,” tegas Putri Koster.

Dorong Bunga Kasna Temukus Perluas Pasar

Selain produk IKM/UMKM dan hasil pertanian, Putri Koster turut menyoroti potensi bunga kasna atau edelweis yang berkembang di wilayah Temukus, Karangasem.

Ia meminta Pemerintah Kabupaten Karangasem memberikan perhatian terhadap pengembangan komoditas tersebut agar memiliki pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

Salah satu peluang yang dinilai potensial adalah pemanfaatan bunga kasna sebagai bagian dari bunga untuk mempercantik canang, yang menjadi salah satu sarana persembahyangan umat Hindu di Bali.

Putri Koster menilai kebutuhan canang yang digunakan masyarakat Bali hampir setiap hari menjadi peluang pasar yang cukup besar bagi bunga kasna. Pemanfaatannya pun diharapkan tidak hanya pada hari-hari besar keagamaan seperti Galungan.

“Mari kita lakukan MoU atau kerja sama untuk masyarakat Temukus agar bunga kasna dapat dimanfaatkan sebagai salah satu bunga pada canang. Apalagi kebutuhan canang cukup tinggi karena digunakan hampir setiap hari. Saya berharap penggunaan bunga kasna tidak hanya saat rahina Galungan,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar pengembangan bunga kasna dilakukan secara menyeluruh, mulai dari sektor produksi, pemberdayaan masyarakat hingga pemasaran.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjadikan bunga kasna sebagai salah satu produk unggulan khas Karangasem yang tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Temukus.

124 IKM Ikut Pasar Rakyat

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, melaporkan sebanyak 124 IKM ambil bagian dalam Pasar Rakyat Berbelanja dan Berbagi kali ini.

Rinciannya terdiri dari 19 IKM kain tenun tradisional endek, termasuk tenun geringsing, kemudian 66 IKM kuliner, serta 39 IKM yang bergerak di bidang hasil pertanian dan produk olahan.

Ny. Mas Parwata menyampaikan apresiasi atas kehadiran Putri Koster bersama rombongan yang turut memberikan perhatian kepada masyarakat Karangasem melalui kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan Pasar Rakyat juga memberikan inspirasi bagi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus menghadirkan program yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini sangat menginspirasi kader TP PKK Kabupaten Karangasem untuk terus peduli terhadap warga yang membutuhkan. Kami tentu akan berupaya melaksanakan kegiatan serupa secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, TP PKK Provinsi Bali juga menyerahkan bantuan kepada 100 orang penerima manfaat. Bantuan terdiri dari 2.000 kilogram beras, 200 krat telur atau sebanyak 6.000 butir, serta 100 liter minyak tanusan.

Selain bantuan tersebut, TP PKK kabupaten se-Bali turut menyerahkan masing-masing 10 paket bingkisan yang merupakan hasil pembelian produk di Pasar Rakyat.

Konsep berbelanja sekaligus berbagi ini diharapkan memberikan manfaat ganda. Di satu sisi membantu pemasaran produk IKM/UMKM dan petani, sementara di sisi lain dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang menerima bantuan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Karangasem bersama Wakil Bupati Karangasem serta jajaran perangkat daerah terkait. (sur)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *