BANGLI, Breaking-news.co.id | Kondisi jalan di Desa Bayung Gede, Kintamani mengecewakan. Baru seumur jagung, setahun dikerjakan sudah rusak parah. Kondisi ini mengundang kekecewaan publik dan anggota DPRD Bangli.
Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, angkat bicara.
Anggota DPRD Bangli asal Desa Demulih, ketika dimintai tanggapan tentang kondisi jalan rusak tersebut, Rabu(19/8) dia mengaku kecewa. Dia meminta Dinas PUPR Kabupaten Bangli untuk segera turun ke lapangan guna memastikan apakah jalan ini masih dalam masa perawatan atau tidak. Kalau memang jalan yang menghubungkan Desa Bayung Gede -Desa Batur ini masih dalam perawan, maka Dinas PUPR harus segera memerintah rekananan yang mengerjalan untuk segera memperbaiki jalan tersebut dengan kualitas yang memadai.
“Artinya, jangan sampai jalan tersebut selesai diperbaiki kembali rusak. Yang rugi kan masyarakat di sana,”ucapnya.
Politisi Partai Golkar ini juga mendesak Dinas PU agar melakukan kajian terkait peyebab kerusakan. Apakah karena kualitas rendah atau faktor lain yang menyebabkan jalan tersebut cepat rusak. “Kalau memang kualutas rendah, Dinas PUPR bisa menjatuhkan sanksi, berupa black lis kepada rekanan. Jangan sampai ke depannya hal ini terulang lagi pada kegiatan lainnya,”pinta IB. Santosa.
Saat ditanya, adanya selentingan kalau penyebab kerusakan lantaran dilalui truk Galian C, menurut IB. Santosa, harus dilihat dari klasifikasi jalannya. Kalau memang jalan itu kategori kelas I, semestinya bisa dilalui truk, jadi tidak boleh ada larangan truk masuk jalan itu. “Untuk boleh dan tidaknya truk melintas tentunya berdasarkan kelas jalan tersebut,”ucapnya.
Sementara terkait tindak lanjut dari Komisi III, kata dia, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan anggota lainnya. Apakah nanti akan digelar sidak atau bagaimana. “Kita nanti akan melakukan koordinasi dulu terkait tindak lanjut di Komisi III,”ujarnya. (sum)





