Di DPR RI, Koster Paparkan Realitas Bali: Antara Lonjakan Wisata dan Tekanan Lingkungan

JAKARTA, Breaking-news.co.id | Di balik gemerlap pariwisata Bali yang mendunia, tersimpan berbagai tantangan yang kian kompleks. Hal inilah yang disampaikan Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memaparkan kondisi Pulau Dewata dalam Rapat Kerja Komisi V DPR RI, Rabu (8/4/2026).

Bali, dengan luas wilayah hanya 5.590 kilometer persegi dan penduduk sekitar 4,4 juta jiwa, mampu menarik hingga 16,3 juta wisatawan sepanjang 2025. Angka ini menjadikan Bali sebagai penyumbang lebih dari separuh devisa pariwisata nasional.

Namun, pertumbuhan pesat tersebut juga membawa konsekuensi. Alih fungsi lahan, lonjakan sampah, kemacetan, hingga ancaman terhadap budaya dan lingkungan menjadi persoalan yang tak bisa diabaikan.

Koster tidak hanya memaparkan masalah, tetapi juga menawarkan arah solusi. Mulai dari pengelolaan sampah berbasis sumber, pembangunan energi bersih, hingga penguatan infrastruktur strategis seperti jalan, pelabuhan, dan sistem logistik.

“Percepatan pembangunan ini mendesak agar Bali tidak tertinggal dari destinasi lain seperti Thailand dan Malaysia,” tegasnya.

Pemaparan tersebut mendapat respons positif dari Komisi V DPR RI yang dipimpin Lasarus. Seluruh anggota komisi sepakat bahwa Bali adalah wajah Indonesia di mata dunia yang harus dijaga melalui percepatan pembangunan dengan skema khusus.

Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa masa depan Bali tidak hanya menjadi tanggung jawab daerah, tetapi juga komitmen nasional. Dengan sinergi yang terbangun, Bali diharapkan tetap berdiri sebagai destinasi unggulan dunia—tidak hanya indah, tetapi juga berkelanjutan dan bermartabat.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *