Tabanan Gelar Bulan Vitamin A dan POPM Cacingan, Sasar Lebih dari 20 Ribu Bayi dan Balita

FOTO : Pelaksanaan Bulan Kapsul Vitamin A yang terintegrasi dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan pada Februari 2026 di Kabupaten Tabanan. Program kesehatan rutin ini menyasar lebih dari 20 ribu bayi dan balita sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

TABANAN, Breaking-news.co.id | Pemerintah Kabupaten Tabanan melalui Dinas Kesehatan kembali melaksanakan Bulan Kapsul Vitamin A yang terintegrasi dengan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan pada Februari 2026. Program kesehatan rutin ini menyasar lebih dari 20 ribu bayi dan balita sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak sejak usia dini.

Bacaan Lainnya

Tercatat sebanyak 2.590 bayi dan 18.081 balita menjadi sasaran dalam kegiatan yang bertujuan mencegah Kekurangan Vitamin A (KVA) serta menekan penyebaran penyakit kecacingan. Kedua kondisi tersebut diketahui dapat memicu gangguan tumbuh kembang anak, bahkan berisiko menimbulkan malnutrisi kronis yang berdampak pada meningkatnya angka kesakitan hingga kematian bayi dan balita.

Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M menegaskan bahwa pelaksanaan program ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kesehatan generasi penerus sejak usia dini. Ia menilai upaya pencegahan menjadi langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia di masa depan.

“Pemberian Vitamin A dan POPM Cacingan ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memastikan anak-anak Tabanan tumbuh sehat, kuat, dan berkualitas. Pencegahan sejak dini menjadi kunci untuk menekan angka kesakitan dan kematian balita, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Tabanan yang unggul,” ujar Bupati Sanjaya.

Selain itu, Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif mendukung program kesehatan pemerintah dengan memastikan anak-anak mengikuti layanan kesehatan yang telah disediakan.

Program Bulan Kapsul Vitamin A sendiri merupakan kegiatan nasional yang rutin dilaksanakan dua kali dalam setahun, yakni pada Februari dan Agustus. Dalam kegiatan tersebut, bayi dan balita mendapatkan kapsul Vitamin A sesuai usia. Sementara itu, POPM Cacingan dilaksanakan secara serentak di wilayah berisiko sebagai langkah strategis memutus rantai penularan penyakit kecacingan yang masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan, dr. Ida Bagus Surya Wira Andi, S.Ked., M.M memastikan bahwa kesiapan logistik program telah terpenuhi sehingga seluruh sasaran dapat terlayani dengan optimal.

“Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini, stok Vitamin A di Kabupaten Tabanan sangat mencukupi, yaitu Vitamin A biru sebanyak 3.850 kapsul dan Vitamin A merah sebanyak 68.600 kapsul. Masyarakat tidak perlu khawatir, karena seluruh kebutuhan sasaran telah kami siapkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, khususnya para orang tua dan wali bayi serta balita untuk memanfaatkan layanan kesehatan di wilayah masing-masing.

“Kami mengajak seluruh orang tua dan wali bayi maupun balita untuk memastikan anak-anaknya mendapatkan kapsul Vitamin A dan obat cacing sesuai jadwal di posyandu, puskesmas, atau fasilitas kesehatan terdekat. Peran orang tua sangat penting dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak,” imbuh dr. Surya Wira Andi.

Melalui pelaksanaan program terintegrasi ini, Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap mampu menekan angka penyakit pada anak, sekaligus mendorong lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki daya saing tinggi. Upaya preventif yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kualitas kesehatan masyarakat yang lebih baik di masa mendatang. (kyn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *