DENPASAR, Breaking-news.co.id | Hubungan kemitraan antara Pulau Bali dan Rusia terus menunjukkan tren positif. Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi resmi dari Delegasi Parlemen Saint Petersburg yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, beserta Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, di Gedung Jayasabha, Denpasar.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum penting dalam mempererat persahabatan sekaligus membuka peluang ekspansi kerja sama di bidang pariwisata, kebudayaan, pendidikan, hingga investasi.
Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran diplomatik dan legislator Rusia tersebut sebagai simbol kuatnya hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia, khususnya Pulau Bali dengan Kota Saint Petersburg.
“Terima kasih atas sinergi yang selama ini terbangun antara Saint Petersburg dan Bali. Ini merupakan cerminan dari kokohnya hubungan persahabatan kedua negara,” ujar Koster.
Koster juga menyambut baik tren peningkatan kunjungan wisatawan asal Rusia ke Bali yang dinilai makin tertib dan menghormati nilai-nilai kebudayaan lokal. Terkait investasi, Pemprov Bali menyambut terbuka para pelaku usaha Rusia selama mematuhi koridor hukum dan kearifan lokal Bali.
“Kami mendorong promosi pariwisata dua arah agar warga Bali juga dapat mengunjungi Saint Petersburg. Pertemuan berkala secara rutin perlu dijadwalkan guna mematangkan potensi kerja sama ini,” tambahnya.
Rencana Penandatanganan MoU Kerja Sama Kebudayaan
Sementara itu, Ketua Delegasi Parlemen Saint Petersburg, Alexandr Belski, menggarisbawahi pentingnya kemitraan dalam pengembangan infrastruktur penunjang pariwisata, termasuk sektor transportasi.
Perwakilan Kantor Gubernur Saint Petersburg, Kalganov, turut menyampaikan undangan resmi kepada Gubernur Koster untuk berkunjung ke Saint Petersburg guna meresmikan nota kesepahaman (MoU) kerja sama kebudayaan antarprovinsi yang ditargetkan pada September atau Oktober 2026.
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, optimistis bahwa kemitraan ini akan menjadi rujukan utama bagi kolaborasi antardaerah secara global.
“Saya meyakini kerja sama antara Bali dan Saint Petersburg mampu menjadi percontohan kolaborasi antarwilayah yang sangat baik,” ungkap Tolchenov.
Pertemuan diplomatik yang difasilitasi oleh Prof. Connie Rahakundini Bakrie tersebut ditutup dengan tradisi ramah tamah dan prosesi bersulang arak Bali bersama Konsul Jenderal Rusia di Bali, Ivan Ivanovich Zavorin, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Bali.(red)





