TABANAN, Breaking-news.co.id | Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan sebagai bagian dari mutasi, rotasi, dan promosi pejabat di lingkungan pemerintah daerah, Rabu (18/2).

Kegiatan yang digelar secara daring ini menjadi mutasi perdana tahun 2026 di bawah kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya bersama Wakil Bupati I Made Dirga.
Pelantikan tersebut menjadi langkah penyegaran organisasi untuk mendukung efektivitas kinerja perangkat daerah sekaligus memperkuat pelayanan publik kepada masyarakat. Dalam dinamika birokrasi pemerintahan, rotasi maupun promosi jabatan dinilai sebagai proses yang wajar guna optimalisasi sumber daya aparatur dan peningkatan kualitas pelayanan.
Sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dirotasi antara lain Ni Dewa Ayu Putu Sri Widyanti, S.P., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Tabanan. Kemudian I Gede Sukanada, AP., S.H., M.Si berpindah dari Kepala Satuan Polisi Pamong Praja menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan.
Selain itu, pejabat lain yang turut dirotasi dan dilantik yakni I Made Yudiana, S.T., M.T, Ir. Gusti Putu Ekayana, M.Si, Dra. Ni Wayan Mariati, serta Ni Made Murjani, S.Sos. Tidak hanya pejabat pimpinan tinggi, dalam kesempatan tersebut juga dilantik 7 Aparatur Sipil Negara (ASN) pada jabatan pengawas serta 16 pejabat administrator.
Pelantikan turut dihadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan serta perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Wilayah Bali yang mengikuti secara daring.
Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar pergeseran jabatan, melainkan juga bagian dari penyesuaian terhadap nomenklatur baru perangkat daerah di lingkungan pemerintah kabupaten.
“Pengisian jabatan ini didasarkan pada kompetensi serta telah melalui mekanisme sesuai aturan yang berlaku. Birokrasi yang berkualitas harus didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa integritas dan loyalitas menjadi kunci utama dalam menjalankan amanah jabatan. Menurutnya, jabatan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan kinerja nyata, bukan sekadar posisi administratif.
“Integritas itu sangat penting. Loyalitas juga diperlukan untuk peningkatan pelayanan publik. Berikan layanan terbaik untuk masyarakat Tabanan. Tabanan Era Baru menuntut birokrasi yang tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi harus adaptif, inovatif, serta menghasilkan outcome yang jelas dan bermanfaat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati meminta para kepala dinas yang baru dilantik segera melakukan koordinasi dan konsolidasi internal agar tidak terjadi stagnasi program kerja. Seluruh program harus berjalan tuntas, berkelanjutan, serta selaras dengan target kinerja yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Pahami target kinerja yang wajib dicapai. Bekerjalah dengan hati, penuh tanggung jawab, dan semangat melayani. Wujudkan Visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani. Selamat bertugas, pacu kinerja untuk Tabanan,” pungkasnya.
Mutasi perdana tahun 2026 ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam birokrasi di Kabupaten Tabanan, sekaligus mempercepat pencapaian program pembangunan daerah melalui aparatur yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.(kyn)






