Sertijab Direktur Utama, Dr. Sukadarma Pimpin RS Prof. Ngoerah Menuju Rumah Sakit Unggul Asia Pasifik

DENPASAR, Breaking-news.co.id |  Tongkat kepemimpinan di RS Prof. Ngoerah resmi berganti. Dr. I Gusti Ngurah Ketut Sukadarma, S.Kp., M.Kes. resmi menggantikan dr. I Wayan Sudana M.Kes sebagai Direktur Utama melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang digelar, Kamis, 19 Pebruari 2026.

Sertijab ini merupakan tindak lanjut dari pelantikan yang sebelumnya dilaksanakan di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada 10 Pebruari 2026.

Proses percepatan dilakukan untuk menghindari kekosongan kepemimpinan yang berpotensi menghambat pengadaan barang dan jasa serta administrasi strategis rumah sakit. Diketahui, dr. I Wayan Sudana M.Kes menjabat sebagai Direktur Utama RS Prof. Ngoerah periode 2016-2026.

Lanjutkan Prestasi dan Perkuat Transformasi

Dalam keterangannya, Sukadarma menegaskan komitmennya melanjutkan capaian positif yang telah dirintis kepemimpinan sebelumnya.

“Apa yang sudah baik, prestasi dan inovasi yang dicapai Rumah Sakit Prof. Ngoerah di bawah kepemimpinan sebelumnya akan kita pertahankan, bahkan kita tingkatkan. Ini menjadi modal bagi seluruh hospitalia untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya di Bali,” ujarnya.

Ia menekankan kesinambungan program menjadi kunci agar transformasi rumah sakit tetap berjalan stabil dan progresif.

Target Unggul Asia Pasifik dan Kembangkan Medical Tourism

Ke depan, RS Prof. Ngoerah menargetkan diri sebagai rumah sakit unggulan di kawasan Asia Pasifik. Salah satu fokus utama adalah penguatan layanan medical tourism sebagai strategi meningkatkan daya saing layanan kesehatan Bali di tingkat internasional.

Penugasan dari Kementerian Kesehatan mencakup tiga mandat strategis, yakni pelayanan unggul bertaraf Asia Pasifik, penguatan pendidikan dan riset kesehatan, serta pengampuan KJSU (jejaring rujukan rumah sakit).

Sebagai rumah sakit vertikal, RS Prof. Ngoerah juga memiliki tanggung jawab membina dan mengampu rumah sakit di wilayah jejaring rujukan.

Siapkan Master Plan dan Infrastruktur Strategis

Manajemen baru telah mengidentifikasi sejumlah prioritas pengembangan melalui penyusunan master plan rumah sakit.

Beberapa proyek strategis yang direncanakan antara lain pembangunan gedung bedah sentral, gedung rawat inap reguler, pengembangan stroke center, serta pembangunan gedung parkir terintegrasi.

Dokumen perencanaan (green book) ditargetkan rampung tahun ini agar pembangunan fisik dapat dimulai pada awal tahun depan.

Optimalkan Layanan Unggulan dan JKN

Selain pembangunan infrastruktur, optimalisasi layanan unggulan juga menjadi fokus, termasuk layanan wellness, Ngurah Orthopedic Center, serta peningkatan kualitas layanan pasien JKN.

Seluruh jajaran hospitalia berkomitmen menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan profesional, humanis, dan berstandar internasional.

Dengan kepemimpinan baru dan roadmap pengembangan yang terarah, RS Prof. Ngoerah optimistis melangkah lebih cepat menjadi rumah sakit rujukan unggulan di kawasan Asia Pasifik. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *