Dirongrong Air Hujan, Jalan Juuk Bali Nyaris Putus

BANGLI, Breaking-news.co.id | Hujan deras yang turun belakangan ini mengakibatkan terjadinya sejumlah bencana alam di Kabupaten Bangli berakibat rusaknya infrastruktur.

Terjadi jalan jebol bahkan nyaris putus di wilayah Banjar Juuk Bali menuju Banjar Penatahan, Desa Susut, Kecamatan Susut, Bangli. Kini arus lalulintas dialihkan, untuk menghindari resiko. Penutupan jalur dilakukan Babinkamtibmas dan aparat desa Susut.

Kepala Kewilayahan Kadus Juuk Bali I Wayan Yudiana saat dikonfirmasi, Minggu (21/12/2025) membenarkan jebolnya jalan yang menghubungkan Juuk Bali dan Banjar Penatahan. “Sejatinya jalan ini jebol sejak beberapa pekan lalu, namun tadi sekitar pukul 11.00 Wita tambah parah sehingga menggerus badan jalan,”bebernya.

Dijelaskan jebolnya jalan akibat naiknya volume air yang mengalir di sungai dibawahnya akibat curah hujan tinggi sejak dua hari ini hingga merongrong bagian bawah.Sementara kondisi tanah di lokasi labil karena merupakan tanah urug. Yang mana, dalam pengurugan dulu, untuk ujung utara tidak berisi dinding penahan tanah (DPT), sementara di sebelah selatan baru berisi batu beronjong.

 “Awalnya rumpun bambu yang ambrol, kini malah badan jalan tergerus,”ucapnya lagi.

Kata dia, lantaran khawtir keamanan warga penggunan jalan, pihak Babhinkantibmas Desa Susut dan aparat desa, menutup akses jalan yang juga menghuhungkan ke sejumah desa, termasuk jalan pintas menuju Tampaksiring, Gianyar.

“Kemarin dari Dinas PU sudah sempat turun, kita harap jalan ini segera mendapatjan penanganan. Karena jalur ini jalur vital, paling dekat bagi warganya menuju Kota Bangli,”bebernya lagi.

Sementara pantauan, di lokasi kondisi badan jalan tampak setengahnya sudah jebol. Sementara kondisi tanah di bawahnya cukup labih sehingga sangat rawan bagi para pengguna jalan. Mengingat di bagian bawah jalan sudah ada lobang besar dan jarak aspal kelihatan makin tipis.

Di Desa Adat Sala, Susut juga terjadi longsor, dekat Pura Taman Pecampuhan Sala. Ketinggian longsornya tebing mencapai sekitar 30 meter. Kini masyarakat setempat melakukan evakuasi secara manual, meski harus melawan batu besar yang harus dipindah. Sebelumnya jalan jebol terjadi di Kecamatan Kintamani di jalur padat sontak menjadi perhatian publik, namun atas kesigapan Pemkab Bangli titik tersebut sudah klar ditanggulangi. ( sum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *