Wujudkan Bali Tak Boleh Kotor, Ribuan Personel TNI-Polri dan Masyarakat Kepung Sampah di Pesisir Pantai

BALI, Breaking-news.co.id | Jajaran Polda Bali bersama TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menggelar aksi kurve atau bersih-bersih lingkungan secara serentak di berbagai wilayah Provinsi Bali, pada Selasa hingga Rabu (3–4 Februari 2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penanganan permasalahan sampah, khususnya di wilayah pesisir pantai dan ruang publik, sekaligus mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Aksi bersih lingkungan dilaksanakan di sejumlah titik strategis yang tersebar di seluruh Bali, antara lain Pantai Kedonganan dan Pantai Pererenan (Kabupaten Badung), Pantai Desa Delodberawah, Pangkung Dedari Melaya, dan Samiana Gilimanuk (Kabupaten Jembrana), Pantai Lebih, Pantai Gumicik Ketewel, Pantai Saba, serta area Pasar Payangan (Kabupaten Gianyar), Pantai Yeh Gangga dan Pantai Kelating Kerambitan (Kabupaten Tabanan), Pantai Yehmalet Desa Antiga Kelod, Kecamatan Manggis (Kabupaten Karangasem), serta berbagai lokasi di Kabupaten Buleleng seperti Pantai Temukus, Seririt, Kubutambahan, Celukanbawang, Tejakula, Gerokgak, Singaraja, Tukadmungga, hingga Pasar Tradisional Busungbiu.

Ribuan peserta turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, terdiri dari personel Polri dan TNI, aparatur pemerintah daerah, perangkat desa dan desa adat, Bhayangkari, pelajar dan mahasiswa, kelompok nelayan, komunitas lingkungan, pelaku pariwisata, serta masyarakat setempat. Di Pantai Kedonganan, jumlah peserta tercatat mencapai sekitar 1.700 orang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel kesiapan dan arahan pimpinan di masing-masing lokasi, dilanjutkan pembagian sektor kerja agar pelaksanaan pembersihan berjalan efektif dan terkoordinasi. Para peserta kemudian melakukan pembersihan sampah plastik, sampah organik, serta material lainnya di sepanjang pesisir pantai dan ruang publik. Sampah yang terkumpul selanjutnya diangkut menggunakan sarana pendukung dari dinas terkait.

Kegiatan ini sejalan dengan kearifan lokal Bali yang menekankan harmoni antara manusia dan alam. Seperti ungkapan Bali,

“Segara lan palemahan patut kaayunang, apang jagat Bali tetep rahayu,”

yang bermakna bahwa laut dan lingkungan wajib dijaga agar Bali tetap lestari dan membawa kesejahteraan.

Melalui aksi bersih lingkungan ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian Bali. Lingkungan yang bersih tidak hanya menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pariwisata dan citra Bali di mata dunia.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *